Ustaz Ije Ajak Semua Paslon Kedepankan Sikap Santun Berpolitik

- Penulis Berita

Senin, 19 Oktober 2020 - 13:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Sulawesi Selatan, H. Muhammad Iqbal Djalil, Lc. Dok. Pilarindonesia.com

Ketua Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Sulawesi Selatan, H. Muhammad Iqbal Djalil, Lc. Dok. Pilarindonesia.com

Makassar, Pilarindonesia.com – Muhammad Iqbal Djalil atau yang akrab Ustaz Ije, mengajak semua kontestan di Pilkada Makassar untuk mengedepankan sikap santun dalam berpolitik.

Menurut dia, Pilkada tidak boleh menimbulkan perpecahan dan polarisasi di tengah masyarakat.

“Kandidat harus mampu membuat para simpatisan dan relawannya bersikap bijak, tidak mengeluarkan narasi kebencian di antara pendukung pasangan calon di Pilkada Makassar ini. Simpatisan dan relawan yang santun, saya kira menjadi representasi dari kapasitas calonnya,” kata Ustaz Ije, Senin (19/10/2020).

Menurut Ketua Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Sulsel ini, apabila kesantunan berpolitik dan saling menghargai sudah tidak mampu dihadirkan oleh calon wali kota dan wakil wali kota di kalangan pendukungnya, maka akan muncul keretakan di tengah masyarakat.

“Keretakan hubungan sosial di tengah masyarakat akan makin parah kalau para kandidat juga melakukan pembiaran terjadi fitnah-fitnah dan saling menghina,” terang Ustaz Ije.

Di satu sisi, pendiri Ije Squad itu juga menyayangkan adanya saling tuding pembohong di Pilkada Makassar.

Semestinya, kata politisi keummatan itu, Pilkada menjadi ajang adu gagasan untuk memajukan Kota Makassar.

“Sejauh ini, pasangan Danny-Fatma mampu menjabarkan kepada masyarakat terkait dengan gagasannya dalam membangun Makassar dalam beberapa tahun ke depan. Harusnya calon lain juga melakukan sosialisasi yang sama, sehingga masyarakat dapat melihat yang terbaik,” tegas Iqbal Djalil.

Iqbal Djalil juga menekankan tentang nilai-nilai kearifan lokal yang dianut oleh masyarakat yang tinggal di Makassar. Budaya seperti sipakatau, sipakainga, menurut dia, harus tetap terjaga.

“Tujuan semua kandidat calon wali kota dan wakil wali kota hari ini adalah membangun Makassar. Saya kira tidak ada tujuan lain. Jadi, kami mengajak untuk menghindari saling fitnah, serta upaya menjatuhkan dengan cara-cara jahat, mencari-cari kesalahan satu sama lain,” pungkas Iqbal Djalil.

Terakhir, dia juga berpesan bahwa semua pihak, baik simpatisan, relawan ataupun tim sukses, harusnya saling berlomba menumbuhkan sikap optimistis dan siap menerima perbedaan pilihan di kalangan masyarakat. Bukan menimbulkan sentimen negatif satu sama lain.

Irfan

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kader PPP Asal Brebes ini Dukung Amran Sulaiman jadi Ketum PPP
Dukung Hasil Mukernas PPP, Neng Ais Brebes Minta Seluruh Kader Bersemangat Lagi
Sukses Fokus Kawal Suara, Belum Pernah Ada Pertemuan dengan Siap-Ada Pasca Pilkada
Quick Count Unggulkan Appi-Aliyah, Ustadz Muchtar Dg Lau Dkk Turut Berbahagia
Suwardi-Selle Menang Hasil Hitung Cepat, Jubir: Ini Kemenangan Seluruh Warga Soppeng
Kampanye Akbar Suwardi-Selle Sore ini Libatkan 42 Ribu Massa, Dimeriahkan Ratu Dangdut Elvy Sukaesih
Ustadz Muchtar Dg Lau dan Pendukungnya All Out Menangkan Appi-Aliyah
Karang Taruna Makassar Minta Semua Pihak Wujudkan Pilkada 2024 Netral dan Kondusif

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09