Wahdah Islamiyah Siap Berkontribusi Penuh dalam Forum Tokoh Agama Dunia di Bali

- Penulis Berita

Selasa, 6 September 2022 - 08:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Harian DPP Wahdah Islamiyah, DR Rahmat Abdul Rahman, berbicara dalam rapat pendahuluan persiapan Religion 20 (R20) di Jakarta, Senin (5/9/2022).

Ketua Harian DPP Wahdah Islamiyah, DR Rahmat Abdul Rahman, berbicara dalam rapat pendahuluan persiapan Religion 20 (R20) di Jakarta, Senin (5/9/2022).

Jakarta, Pilarindonesia.com – PBNU bersama Rabithah Alam Islami (Liga Muslim Dunia) mengundang para tokoh agama dalam rapat pendahuluan (introductory meeting) persiapan R20 (Religion 20) yang merupakan bagian dari G20, di Jakarta, Senin (5/9/22).

Rapat pendahuluan ini dihadiri oleh puluhan perwakilan tokoh lintas ormas dan lintas agama untuk membahas penyelenggaraan “International Summit of Religious Leaders“, termasuk rancangan agendanya.

Pertemuan para tokoh agama dari berbagai negara itu akan berlangsung di Bali pada 2-3 November mendatang.

“Latar belakang adanya R20 yang mirip dengan forum lintas negara G20. R20 diinisiasi untuk mengumpulkan para tokoh agama dari anggota negara-negara G20 yang selama ini aktif berdialog di forum-forum internasional,” ujar Ketua PBNU, K.H. Yahya Cholil Staquf, dalam sambutannya.

Kyai yang biasa disapa dengan panggilan Gus Yahya ini berharap, agama tidak lagi dipandang sebagai bagian dari masalah. Justru dia berharap agama dapat menghadirkan solusi.

“Saya ingin agama-agama tidak lagi dipandang sebagai bagian dari masalah, namun justru dapat menghadirkan solusi. Selama ini kita bisa melihat apa yang terjadi di India, Myanmar, Afrika Barat, dan Timur Tengah. Apa yang bisa disumbangkan oleh agama-agama di dunia ini untuk menyelesaikan masalah yang ada?” tuturnya.

Hadir dalam forum itu, yakni Ketua Harian DPP Wahdah Islamiyah, Ustaz Dr. Rahmat Abdul Rahman, mewakili Ketua Umum DPP Wahdah Islamiyah Ustaz Dr. Muhammad Zaitun Rasmin.

Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa Wahdah Islamiyah menyambut baik adanya R20 dan siap berkontribusi maksimal.

“Kami sangat mengapresiasi PBNU dalam hal ini Ketua PBNU Gus Yahya yang telah menjadi penyambung keresahan kita semua, para tokoh agama. Bisa dikatakan ini adalah forum R20 yang pertama di dunia. Kami ingin tahu, apa saja yang diharapkan dari ormas-ormas Islam, dan insya Allah kami siap berkontribusi maksimal,” ungkapnya.

Ustadz Rahmat juga mengusulkan agar diadakan pertemuan pendahuluan dari perwakilan tokoh agama berbagai negara. Dia menyebutnya semacam “mini R20”.

Usulan tersebut disetujui oleh forum. Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Muhsin Syihab, juga mengaminkan hal tersebut dan menyebut R20 ini adalah momen bersejarah.

“Kalau bukan sekarang diinisiasi, mungkin butuh waktu 20 tahun lagi. Inilah momentumnya, karena pertama kalinya R20 menjadi official engagement di G20,” pungkasnya.

Sebelumnya, Gus Yahya menyampaikan bahwa R20 memang memanfaatkan adanya momentum G20 di Bali.

Presidensi G20 Indonesia menetapkan tiga isu prioritas, yaitu arsitektur kesehatan global, transisi energi berkelanjutan, dan transformasi digital dan ekonomi. Sedangkan R20 akan fokus pada memaksimalkan peran agama untuk menghadirkan solusi persoalan dunia.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Persatuan Ulama dan Umat Islam Dorong Presiden Prabowo Ambil Langkah Tegas Hentikan Kekejaman Israel di Palestina
Kuasai 3 Langkah ini, Indonesia Berpotensi Pimpin Pembebasan Baitul Maqdis Palestina
Dipolisikan Dugaan Penghasutan Isu Ijazah Palsu Jokowi, Rizal Fadillah Cs Siap Bertarung Secara Hukum
MUI Sulsel Ikut Serukan Jihad Melawan Penjajah Israel
MUI Dukung Fatwa Jihad Ulama Dunia Melawan Israel
Bahasa dan Sastra Daerah Sebagai Identitas Budaya: Seminar Bahasa UNM Taraf Nasional
Pertahankan Eksistensi Bahasa Ibu, Pemerhati Bahasa Mengadakan Seminar Nasional
Ditolak Ormas Islam Sulteng, Pengobatan Massal Peter Youngren Batal Digelar di Lapangan Terbuka

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09