Tim SAR Gabungan Kembali Temukan Mayat Nelayan di Perairan Makassar

- Penulis Berita

Selasa, 22 Februari 2022 - 02:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan mengevakuasi mayat seorang nelayan yang tenggelam di perairan Makassar.

Tim SAR gabungan mengevakuasi mayat seorang nelayan yang tenggelam di perairan Makassar.

Makassar, Pilarindonesia.com – Setelah melakukan upaya pencarian selama tiga hari, tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan salah seorang korban kapal tenggelam di perairan Tanjung Bunga, Kota Makassar, sekitar pukul 08.30 WITA, Selasa, 22 Februari 2022.

Korban bernama Saleh. Kakek berusia 60 tahun itu hanyut tenggelam saat kapalnya pecah dihantam ombak pada Ahad malam kemarin.

Kepala Kantor Basarnas Sulsel, Djunaidi, mengatakan korban ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi korban dinyatakan tenggelam.

“Korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 08.30 Wita, dan ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi terduga tenggelamnya korban, dan sudah dievakuasi ke rumah duka,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Ahad malam kemarin, dilaporkan adanya dua kapal nelayan yang memuat pemancing ikan, pecah dan tenggelam saat dihantam ombak besar di perairan Makassar.

Kapal Wisata Bahari yang memuat delapan nelayan, satu di antaranya juga ditemukan meninggal dunia, dan 7 orang lainnya berhasil diselamatkan dan dievakuasi. Senasib dengan Kapal Tokka-tokka yang memuat sebanyak lima nelayan, 4 di antaranya berhasil diselamatkan, dan seorang ditemukan meninggal dunia, yakni Saleh, yang telah dievakuasi Selasa pagi tadi.

Kondisi cuaca di Sulawesi Selatan, terutama di Kota Makassar dan sekitarnya, selama beberapa hari terakhir, cukup ekstrim, dikarenakan hujan deras disertai angin kencang terus melanda. Pada Selasa siang hari ini, hujan deras kembali mengguyur meski malam hingga pagi tadi hujan sempat reda.

Sementara itu, dengan ditemukannya dua korban tenggelam, maka Basarnas Sulsel menyatakan operasi SAR dinyatakan ditutup.

“Dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke instansinya masing-masing,” tutur Djunaidi.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar
Presiden Kurir Langit Indonesia Bersama Ulama dan Warga Sulsel Suarakan Pembebasan Palestina di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09