Bone, Pilarindonesia.com – Kamaria (60 tahun), ibu rumah tangga asal Dusun 2 Aluppang, Desa Cabbaeng, Kecamatan Dua Boccoe, Kabupaten Bone, tampak haru. Betapa tidak, akhirnya ia dapat menempati rumah layak huni seperti yang selama ini diimpikan.

Awalnya, rumah berukuran 3X2 ini sangat tidak layak. Ruangannya terlihat sesak dan sumpek. Hanya ada beberapa papan rapuh yang menempel di sejumlah tiang. Atap seng yang digunakan pun sudah rapuh dan berkarat. Banyak yang berlubang. Jika sinar matahari terik, cahayanya menyorot seisi rumah. Demikian jika hujan turun, Kamaria sibuk menghindari tampias air.
Jangankan untuk merehab, untuk bertahan hidup saja sulit. Hingga datang pertolongan-Nya. Nasib baik pun datang untuk Kamaria. Laznas Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) bekerjasama dengan Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) Regional Sulawesi kemudian merenovasi rumah tersebut.

Proses renovasi berlangsung selama lima hari. “Terima kasih, Pak. Bisa tinggal di rumah yang lebih layak, alhamdulillah, sekali pak,” ujar Kamaria, Ahad (21/2/2021).
Para pekerja terlihat cukup cekatan mengerjakan rumah salah seorang warga yang tergolong dhuafa tersebut.
Pihak pemerintah setempat juga menyambut baik dan sangat mendukung program ini.
“Saya bangga melihat ketulusan semua stakeholder yang hadir. Saya bersyukur karena warga saya ada yang bisa bantu,” kata A. Hidayat Rahmat, sekretaris desa setempat.
Sementara itu, Staf Divisi MTT Regional Sulawesi Kaharuddin Hatta, mengatakan pihaknya bersyukur bisa terlibat dalam proyek kebaikan ini.
Laporan: Anas, relawan Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ)