Relawan Wahdah Islamiyah Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Sungai Tabuk Kalsel

- Penulis Berita

Sabtu, 23 Januari 2021 - 00:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Relawan Wahdah Islamiyah Salurkan Bantuan ke Warga yang Terdampak Banjir di Sungai Tabuk Kalimantan Selatan. (Istimewa)

Relawan Wahdah Islamiyah Salurkan Bantuan ke Warga yang Terdampak Banjir di Sungai Tabuk Kalimantan Selatan. (Istimewa)

Banjar, Pilarindonesia.com–Relawan Wahdah Islamiyah kembali menyalurkan bantuan logistik sembako kepada warga yang terdampak banjir di Kalimantan Selatan (Kalsel). Bantuan ratusan paket berupa sembilan bahan pokok ini diantar langsung ke tenda-tenda pengungsian, pada Kamis 23 Januari 2021.

Wahdah Islamiyah menurunkan 10 orang relawan dengan menyasar warga terdampak banjir di Kelurahan Tandipah Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.

Saat tiba di lokasi penyaluran bantuan, tim langsung disambut hangat para warga yang terdampak banjir dan menghampiri klotok atau sampang yang di tumpangi relawan.

“Banjir ini sudah cukup lumayan lama kurang lebih tiga pekan, yang dimana selama banjir ini warga kelurahan Tandipah sangat susah untuk melakukan aktivitas seperti biasanya.” tutur Sultan, salah satu warga di lokasi tersebut.

Korlap relawan, Andi Wawan Heryawan mengatakan, bahwa warga yang mengungsi memang sangat membutuhkan sembako dan obat-obatan serta susu bayi. Berdasarkan data di lapangan, para pengungsi tak hanya membutuhkan makanan siap saji, tapi juga sembako untuk diolah sendiri.

“Saat dipantau dilapangan memang kebanyakan warga membutuhkan uluran tangan kita, sebab adanya bencana alam ini mereka sangat susah untuk beraktivitas seperti biasanya,” katanya

“Dan Alhamdulillah Relawan Wahdah Islamiyah bisa salurkan 250 paket sembako di tempat ini,” ujar Andi Wawan dalam keterangannya, Sabtu 23 Januari 2021.

Hingga kini, berdasarkan pantauan relawan di lokasi, salah satu musholla yang terendam banjir memiliki debit air setinggi lutut orang dewasa. Padahal, awal-awal terjadi banjir debit air hanya setinggi kurang lebih setengah meter. (*)

Supriadi

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar
Presiden Kurir Langit Indonesia Bersama Ulama dan Warga Sulsel Suarakan Pembebasan Palestina di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09