Kisah Ustadz Das’ad Latif yang Selamat dari Gempa Sulbar karena Singgah di Rumah Ibunya

- Penulis Berita

Sabtu, 16 Januari 2021 - 01:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ustadz Das'ad Latif. (Istimewa).

Ustadz Das'ad Latif. (Istimewa).

Mamuju, Pilarindonesia.com–Ustadz Das’ad Latif hampir jadi korban gempa bumi 6,2 SR yang mengguncang Mamuju, Sulawesi Barat pada Jumat 15 Januari 2021.

Sebelumnya, ustadz Das’ad mendapat jadwal untuk mengisi khutbah dan tausiah di Kantor Gubernur Sulbar di Kota Mamuju. Ia seharusnya menginap di hotel Maleo yang telah disediakan.

Kendati begitu, ustadz Das’ad pun berangkat melalui jalur darat dari Makassar, Sulsel pada Kamis 14 Januari 2021.

Namun karena kangen dengan orangtuanya di kampung, sehingga dia pun memilih singgah di rumah orangtuanya terlebih dahulu.

Ustadz Das’ad akhirnya singgah di rumah orangtuanya di Desa Bungi, Kabupaten Pinrang. Setelah beberapa jam di rumah orangtuanya, Ustadz Das’ad lalu melanjutkan perjalanan lagi menuju Mamuju.

Dalam percakapan grup WhatsApp yang tersebar, dai kondang itu menceritakan dirinya terselamatkan lantaran tertahan waktu saat menegok orang tuanya terlebih dahulu di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

“Rencananya Saya tadi malam nginap di hotel maleo,” tulis Ustaz Das’ad Latif di grup WhatsApp, saat berbagi kabar tentang kondisi dirinya di Mamuju, Jumat pagi kemarin.

Menurut pengakuannya, sekitar 20 menit sebelum tiba di hotel di Jl Yos Sudarso, Mamuju, terjadi gempa 6,2 SR yang menyebabkan bangunan hotel tempat rencanya untuk menginap malam itu hancur.

“Jadwal saya kan ngasih tausiah di kantor Gubernur Sulsel. Saya nginap di Hotel Maleo yang runtuh itu. Karena naik darat, saya besuk orangtua dulu. Subahanalloh, berbagai macam cara Allah lindungi saya dan tim, ” tulis Ustadz Das’ad Latief.

Sebelumnya gempa bumi berkekuatan 6,2 M menguncang Majene, Sulawesi Barat dengan kedalaman 10 kilometer. Bencana alam ini, menyebabkan banyak bangunan bertingkat roboh dan beberapa warga masih terjebak di reruntuhan pada Jumat, 15 Januari 202 dini hari.

Dilaporkan, Kantor Gubernur Sulawesi Barat di Mamuju roboh akibat gempa yang terjadi pukul 2.30 WITA.

Selain kantor gubernur, bangunan hotel dan rumah sakit juga dilaporkan mengalami kerusakan parah. Banyak warga yang memilih bertahan di luar rumah lantaran takut adanya gempa susulan.

Hingga berita ini diunggah, dilaporkan
sudah 34 orang yang telah meninggal dunia dan ratusan yang mengalami luka-luka akibat bencana alam tersebut. (*)

Supriadi

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar
Presiden Kurir Langit Indonesia Bersama Ulama dan Warga Sulsel Suarakan Pembebasan Palestina di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09