COVID-19 Masih Tinggi, Rektor UNM Perpanjang WFH

- Penulis Berita

Selasa, 5 Januari 2021 - 07:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor UNM Prof Husain Syam. (Istimewa).

Rektor UNM Prof Husain Syam. (Istimewa).

Makassar, Pilarindonesia.com–Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali memperpanjang aturan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) mulai 5 Januari 2020 hingga 18 Januari 2020.

Perpanjangan WFH itu dilakukan sesuai dengan surat edaran yang ditandatangani Rektor UNM Prof Husain Syam nomor: 0002/UN36/TU/2021.

Husain Syam mengatakan, pengambilan keputusan untuk memperpanjang WFH dilakukan guna menekan penyebaran virus corona (COVID-19) yang belakangan terakhir di Sulawesi Selatan terkhusus di Kota Makassar, kasus baru semakin meningkat.

“Untuk menekan penyebarannya, pimpinan UNM bersepakat untuk memperpanjang masa bekerja dari rumah. Dengan demikian diharapkan angka kasus baru COVID-19 di Sulsel tidak semakin banyak,” ujar Husain Syam dalam keterangannya, Selasa 5 Januari 2021.

Ia menekankan, saat bekerja dari rumah pegawai maupun dosen bisa tetap menyelesaikan tugas-tugasnya sebagaimana mestinya. Meskipun dalam suasana pandemi dan mengharuskan kerja dari rumah, target yang telah direncanakan harus tetap tercapai.

“Semoga dengan adanya pemgambilan keputusan ini, mata rantai penyebaran COVID-19 khususnya bagi civitas akademika UNM bisa terputus. Dan jika ada yang terpapar bisa cepat melapor agar penyebarannya tidak kemana-mana,” tutur Husain

Guru besar bidang pertanian itu berharap dengan diperpanjangnya masa kerja dari rumah ini tidak surut semangat untuk bekerja demi kualitas kampus yang lebih baik ke depan.

Meskipun masa kerja dari rumah di perpanjang, Husain Syam mengimbau agar tetap menjaga kesehatan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas.

“Tetaplah menjaga protokol kesehatan, pandemi COVID-19 belum berakhir. Saya imbau kepada civitas untuk selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan semoga tetap sehat hingga pendemi ini berakhir,” jelas pria yang baru saja mendapat gelar insinyur profesional utama (IPU) itu. (*)

Supriadi

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar
Presiden Kurir Langit Indonesia Bersama Ulama dan Warga Sulsel Suarakan Pembebasan Palestina di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09