Makassar, Pilarindonesia.com – Aparat kepolisian mendatangi langsung Tempat Pendidikan Alqur’an (TPA) yang satu dinding dengan THM di Jalan Cendrawasih, Kota Makassar, Rabu, 11 Februari 2026.
Jumzar Rachman, pemilik TPA, mengatakan aparat dari kepolisian sektor (Polsek) dan Mapolrestabes Makassar itu datang meninjau langsung lokasi setelah jadi bahan pemberitaan media ini.
“Kedatangan bapak-bapak polisi tersebut, bersamaan dengan jadwal pengajian santri/santriwati TPA, sehingga mereka bisa melihat langsung. Saya bilang bahwa apa yang ada di pemberitaan itu apa adanya. Sesuai dengan fakta yang mereka lihat langsung,” ujarnya.
Jumzar menyampaikan, TPA itu sudah lebih 20 tahun beroperasi, sedangkan THM disebelahnya itu baru beberapa bulan.
“Saya bilang ke bapak-bapak polisi, coba dibayangkan, di belakang ada kegiatan pengajian Kitab Suci Alqur’an, sementara di depan ada minuman keras dan suara musik,” ungkapnya.
Jumzar berharap ada langkah tegas dalam menyikapi persoalan keberadaan THM yang dianggap menyalahi aturan tersebut.
“Sejak awal sudah saya sampaikan, saya akan terus berjuang menolak keberadaan THM itu. Biar saya hanya seorang diri. Akan saya lawan,” tegasnya.
Ketua Forum Ummat Islam Bersatu (FUIB) Sulsel, Muchtar Daeng Lau, mengaku telah menyampaikan informasi keberadaan THM itu kepada Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.
“Saya sudah WA-kan langsung Pak Wali,” ucapnya.
Pada Kamis besok, sejumlah aktivis Ormas Islam di Kota Makassar akan melakukan pertemuan membicarakan rencana aksi unjuk rasa, termasuk mengadukan THM itu ke DPRD Makassar.









