Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

- Penulis Berita

Rabu, 20 Agustus 2025 - 05:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Catatan Reflektif Seorang Putra Bone,
Zakir Sabara H. Lawata.

Saya lahir di Ujung Lamuru, Lappariaja, Tanah Bone, 50 tahun lalu. Sejak kecil, saya tumbuh dengan cerita tentang kejayaan leluhur Bugis:

Tentang Kerajaan Bone yang disegani,
tentang Arung Palakka yang gagah berani,
tentang adat Bugis yang diikat oleh ade’ dan dijaga oleh pangadereng.

Bone adalah tanah yang melahirkan para pemimpin, tempat berkumpulnya jiwa-jiwa merdeka, dan rumah besar bagi orang Bugis untuk belajar harga diri, siri’, dan pesse.

Gerakan Rakyat Bone 19/8/2025 adalah Fenomena yang Tak Pernah Terbayangkan

Hari ini, di usia setengah abad saya, untuk pertama kalinya saya menyaksikan sesuatu yang tak pernah terbayangkan sebelumnya:

Rakyat Bone melakukan perlawanan massal kepada pemimpinnya.

Ini bukan sekadar keributan, bukan sekadar unjuk rasa biasa juga bukan huru-hara. Ini adalah suara sejarah. Sebuah tanda bahwa rakyat Bone, dengan segala kesantunan dan penghormatannya, hanya akan bangkit melawan bila keadilan dilukai, bila harga diri diinjak, dan bila siri’ sudah tertantang.

Budaya Bangsa Bugis: Sipakatau – Sipakalebbi – Sipakainge

Bangsa Bugis selalu diajarkan untuk hidup dalam keseimbangan:
• Sipakatau → saling memanusiakan.
• Sipakalebbi → saling menghargai.
• Sipakainge → saling mengingatkan.

Perlawanan massal ini lahir bukan karena rakyat Bone haus kekacauan,
tetapi karena keseimbangan itu terganggu.

Ketika pemimpin lalai, maka rakyatlah yang mengingatkan. Ketika wibawa pemimpin tergerus, rakyatlah yang menjadi cermin.

Manifesto Rakyat Bone 19 Agustus 2025

Peristiwa ini harus dicatat sebagai pappaseng (pesan sejarah) bagi generasi:

  1. Rakyat Bone bukan rakyat yang diam.
    Mereka bisa sabar, bisa menghormati, tetapi tidak akan tunduk pada ketidakadilan.
  2. Kepemimpinan di Bone lahir dari siri’ dan pesse.
    Seorang pemimpin yang kehilangan rasa malu dan empati,
    akan kehilangan wibawanya di mata rakyat.
  3. Bone adalah tanah leluhur Bugis.
    Dari sinilah lahir tradisi perlawanan, keberanian, dan harga diri yang menjadi identitas bangsa Bugis.

Suara Sejarah dari Tanah Bugis

Hari ini saya menyaksikan sejarah. Sebuah gelombang rakyat yang lahir dari jiwa Bugis yang sejati.

Perlawanan ini bukan sekadar politik, bukan sekadar kekuasaan, tapi panggilan dari siri’ dan pesse yang tak boleh diabaikan.

Dan kelak, anak-cucu kita akan bertanya:
“Benarkah rakyat Bone pernah bangkit melawan pemimpinnya sendiri?”

Maka dengan lantang kita bisa menjawab:
“Benar! Karena Bone adalah leluhur bangsa Bugis, dan rakyatnya akan selalu menjaga harga diri sampai kapan pun.”

Penulis: Prof. Zakir Zabara, Wakil Rektor II Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PT Super Tani Indonesia, Mitra Strategis Investasi Pertanian Nasional Menuju Ketahanan Pangan Berkelanjutan
Karya Besar untuk Negeri, Pupuk Organik Plus Super Tani, Solusi Petani Cerdas
Pengaruh Campaign Net Zero Waste dalam Proses Pengelolaan Pendapatan Negara Versi BPDPKS
Skenario Netanyahu dalam Pembunuhan Ismail Haniyah
Heboh AJC di Indonesia
Opini: Tata Kelola dan Layanan Prima ala Bank Syariah
Opini: Urgensi Penyusunan Laporan Keuangan Rumah Ibadah Berstandar ISAK 35
Opini: Cerahnya Prospek Bisnis Digital di Era Kelesuan Pasar Tradisional

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09