Makassar, Pilarindonesia.com – Ustadz Darwis Firman, salah seorang da’i Wahdah Islamiyah, menjadi korban banjir di Kota Makassar.

Kediamannya di Perumahan Ikhwah, di Jalan Nipa-nipa, Antang, Kecamatan Manggala, dikepung banjir.
Tampak sebuah foto yang dikirim Zulkifli Tri Darmawan, manager media Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ), ketinggian air sudah hampir mencapai atap rumah Ustadz Darwis, pada Ahad (23/12/2024).
Banjir di wilayah itu juga menyebabkan arus lalu-lintas terputus. di Jalan Nipa-nipa, rute yang menjadi penghubung ke Kampus STIBA dan ke arah Kabupaten Maros dan Gowa, salah satu titik jalanannya tergenang air dengan arus yang cukup deras, sehingga kendaraan diarahkan putar balik.
Adapun Ustaz Darwis Firman, telah dievakuasi oleh tim rescue Wahdah Peduli dan Mapala STIBA Makassar, sejak Ahad kemarin.
Tim relawan dengan sigap membantu Ustaz Darwis untuk keluar dari rumahnya. Ia yang berada di lantai dua, kemudian diarahkan turun melalui atap rumah, dan dijemput menggunakan perahu. Proses evakuasi ini berlangsung dengan hati-hati karena kondisi air yang terus meninggi.
Tak lama setelah dari situ, Ustadz Darwis Firman tampak mengikuti sebuah pelatihan, dan ia bertindak sebagai narasumber.
“Masya Allah, rumah kebanjiran bukan halangan bawakan materi,” tulis seorang ikhwah menanggapi gambar Ustadz Darwis Firman di salah satu grup WhatsApp.

Banjir sudah memasuki hari ketiga. Di Kecamatan Manggala, terutama di Blok 8, 9 dan 10, warga sebagian sudah dievakuasi. Meski hingga Senin pagi ini, ada lagi info yang masuk ke Basarnas Makassar, seorang warga dari Blok 10, yang meminta tolong untuk segera dievakuasi
Sementara itu, hujan masih terus mengguyur sejak Senin Subuh tadi. Pagi ini menyisahkan gerimis. Namun, awan hitam masih menyelimuti langit Makassar, Gowa dan sekitarnya.

Editor : Irfan Abdul Gani