Makassar, Pilarindonesia.com – Ustadz Kurdi Sanusi, salah seorang praktisi ruqyah syar’iyyah dari Kota Makassar, memberikan nasihat kepada Rijal Nebo.

Peruqyah yang tergabung di Asosiasi Ruqyah Syar’iyyah Indonesia (ARSYID) Sulawesi Selatan itu mengingatkan kepada Rijal Nebo agar menjadikan persoalan yang dihadapinya sebagai bahan muhasabah atau evaluasi diri.
Berita terkait:
Rijal Nebo: Kalau Saya Penipu, Sudah Lama Berhenti Main Medsos!
Rijal Nebo Kerap Penuhi Panggilan Pasien Lintas Provinsi
“Atas kejadian ini, mestinya jadi evaluasi saudara ku,” tulisnya melalui pesan yang dikirim langsung ke WhatsApp dan juga akun Facebook Rijal Nebo, Selasa, 17 Desember 2024.
Ustadz Kurdi juga mengajak kepada Rijal agar bertaqwa kepada Allah, perbanyaklah muhasabah dan membaca Alqur’an, termasuk memperbaiki cara membaca Alqur’an.
Menurutnya, jika memang ada potensi kekeliruan dari teknik dan metode pengobatan, Rijal Nebo diminta duduk dan berdiskusi bersama dengan kalangan ahli pengobatan Islami atau kalangan peruqyah syar’iyyah.
“Kami siap fasilitasi dengan ARSYI Sulawesi Selatan (Asosiasi Ruqiyah Syar’iyyah Indonesia) sebagai organisasi resmi peruqyah syar’iyyah,” tuturnya.
Ustadz Kurdi juga menyarankan kepada Rijal Nebo agar teknis penetapan tarif pengobatan disesuaikan dengan kondisi masyarakat.
“Jangan ki berlebihan, karena sesuatu yang berlebihan memang tidak ada yang baik. Oke sappo. Pole ri selessureeng sellengta’ (dari saudara Islam-mu) Kurdi Sanusi,” terangnya.







