Penolakan Ustadz Khalid Basalamah, Aliansi Penjaga Ulama Sulsel Ingatkan Prinsip Sipakatau dan Sipakalebbi

- Penulis Berita

Selasa, 27 Februari 2024 - 13:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ustadz Muhammad Ikhwan Jalil, juru bicara Aliansi Penjaga Ulama dan Ummat Islam Sulsel, sampaikan pernyataan di Kota Makassar, Selasa, 27 Februari 2024.

Ustadz Muhammad Ikhwan Jalil, juru bicara Aliansi Penjaga Ulama dan Ummat Islam Sulsel, sampaikan pernyataan di Kota Makassar, Selasa, 27 Februari 2024.

Makassar, Pilarindonesia.com –  Aliansi Penjaga Ulama dan Ummat Islam Sulawesi Selatan menyikapi upaya tindakan pembatalan kehadiran Ustadz Khalid Basalamah yang akan membawakan tabligh akbar di Kota Makassar.

Menurut Ustadz Muhammad Ikhwan Jalil, juru bicara dari aliansi itu, persoalan tersebut mesti dianalis dengan pemikiran yang jernih serta mengedepankan sikap arif dan bijaksana.

Dia menganggap, beredarnya info tentang adanya upaya pembatalan ceramah Ustadz Khalid Basalamah di Kota Makassar mengundang keprihatinan dan ketidak nyamanan.

“Sehingga, kami dari Aliansi Penjaga Ulama dan Ummat Islam Sulsel mengimbau dan mengajak kepada seluruh elemen ummat dan bangsa, terkhusus di Kota Makassar, mari kita senantiasa menjaga ukhuwah, persaudaraan dan kebersamaan,” kata Ustadz Ikhwan saat memberikan pernyataan kepada media dan jajaran aparat TNI dan Polri, yang didampingi sejumlah aktivis Ormas Islam, di Warkop Identitas, Bukit Baruga, Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Selasa sore, 27 Februari 2024.

Ustadz Khalid Basalamah sedianya akan membawakan ceramah di beberapa tempat di Kota Makassar pada akhir pekan ini, salah satunya di Masjid Raya Makassar. Belakangan muncul penolakan dan pembatalan di tempat itu.

Ustadz Ikhwan mengatakan, Kota Makassar yang sudah berumur ratusan tahun, suasananya selalu terjaga dengan tertib dan kondusif, sehingga situasi ini yang harus mampu terpelihara dengan baik.

“Apalagi kita sama-sama ketahui bahwa masyarakat Bugis-Makassar selalu mengedepankan prinsip sipakatau (memanusiakan manusia/saling menghormati), sipakalebbi (saling memuliakan) dan sipakainge (saling mengingatkan),” tuturnya.

Selain itu, Ustadz Ikhwan, yang berteman akrab dengan Ustadz Khalid Basalamah, menyampaikan Ustadz Khalid Basalamah adalah aset bangsa Indonesia, terkhusus aset kebanggaan Kota Makassar, karena dia merupakan putra daerah.

“Ayahanda beliau, KH Zeed Abdullah Basalamah, semasa hidup, terlalu banyak kebaikan telah dilahirkan di kota ini, paman beliau. Bahkan kakek beliau, KH Abdullah Basalamah. Jadi, kami meminta kepada Pemkot Makassar, Polrestabes Makassar, dan pihak lainnya untuk memberikan kesempatan kepada Ustadz Khalid berkontribusi kepada daerah ini,” ujarnya.

Ustadz Ikhwan menjelaskan, dalam pemahaman agama tentu banyak perbedaan pandangan, namun semestinya harus mampu ditolerir demi kepentingan bersama dan orang banyak.

“Dengan izin Allah dan pertolongan dari Allah, kami menjamin bahwa apa-apa yang akan disampaikan Ustadz Khalid Basalamah tentu akan memiliki manfaat. Dan, kami percaya dengan para tokoh yang ada di Kota Makassar bahwa mereka sudah terbiasa dengan perbedaaan persepsi dan bisa ditolerir,” terangnya.

Dalam kesempatan itu hadir KH Said Abd Shamad, Lc., Ustadz Muchtar Daeng Lau, Ustadz Farid Ma’ruf Nur, H Siddiq As Sholeh, beserta sejumlah aktivis Islam lainnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar
Presiden Kurir Langit Indonesia Bersama Ulama dan Warga Sulsel Suarakan Pembebasan Palestina di Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09