Diinisiasi Rumah Tahfiz Al Kautsar, Relawan Penghafal Qur’an Dilatih Evakuasi Korban Bencana Hingga Berwirausaha

- Penulis Berita

Jumat, 25 Agustus 2023 - 07:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para santri peserta Diklat Siaga Bencana Tahfiz Bersatu se-Sulsel melakukan apel di lokasi kegiatan.

Para santri peserta Diklat Siaga Bencana Tahfiz Bersatu se-Sulsel melakukan apel di lokasi kegiatan.

Makassar, Pilarindonesia.com – Ratusan santri beserta para ustadz pembina dan pendamping dari sejumlah lembaga penghafal Kitab Suci Alqur’an yang tergabung di Tahfiz Bersatu se-Sulawesi Selatan, tengah mengikuti pendidikan dan latihan (Diklat) siaga bencana, di kawasan Agrowisata Bontolojong, Kabupaten Jeneponto, sejak Kamis kemarin hingga Sabtu (26/8/2023).

Diklat siaga bencana itu diinisiasi dan diselenggarakan oleh Rumah Tahfiz Gratis Al Kautsar. Menurut Ustadz Rahmat Al Kautsar selaku foundernya, pelatihan kesiapsiagaan bencana itu termasuk kegiatan ekstrakurikuler bagi para santri di masing-masing pondok pesantrennya.

Founder Rumah Tahfiz Al Kautsar, Ustadz Rahmat Al Kautsar.

Dia menyampaikan tentang awal mula terbentuk kelompok Relawan Penghafal Alqur’an.

“Awalnya terbentuk di Jakarta, di Pulau Jawa, di mana relawan memang sangat dibutuhkan ketika terjadi bencana. Pernah suatu ketika, para santri dan para ustadz kami sudah pada istirahat dari melakukan kegiatan kebencanaan, tiba-tiba ada lagi panggilan dikarenakan bencana yang datang kala itu berentetan,” ujar Ustadz Rahmat, Jumat (25/8/2023).

Berita terkait: 

Santri Tahfiz Bersatu se-Sulsel Ikuti Diklat Siaga Bencana di Jeneponto 

Dengan rutinnya Relawan Penghafal Alqur’an Rumah Tahfiz Al Kautsar melakukan aksi sosial di lapangan, seperti aksi nyata yang pernah dilakukan di lokasi bencana alam yang terjadi di sejumlah tempat di Jawa Barat beberapa waktu lalu, ternyata cukup banyak lembaga tahfiz di Sulawesi Selatan yang juga tertarik dan berminat untuk melakukan kegiatan serupa, sehingga dilaksanakanlah Diksar siaga bencana ini.

Ustadz Rahmat mengatakan, target dari pendidikan dan latihan siaga bencana itu agar para santri penghafal Alqur’an mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, terutama bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

” Isi materi dari Diklat siaga bencana penghafal Alqur’an ini adalah agar mampu menjadikan para santri berguna bagi pesantren, bagi orang banyak, dan rakyat Indonesia pada umumnya,” tuturnya.

Selain itu, para peserta Diklat siaga bencana juga dilatih cara mengevakuasi korban di lokasi, menshalati jenazah, hingga pelatihan kewirausahaan seperti berbisnis menu kuliner frozen dan meracik kopi.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dewan Da’wah Pusat Kembali Terjunkan Da’i ke Sejumlah Wilayah Pelosok di Sulawesi Selatan
MPLS SMP IT Wahdah Islamiyah Makassar, dari Grogi jadi Happy
Ikatan Keluarga Darul Huffadh Cabang Makassar Gelar MHQ di Asrama Haji Sudiang
Antara Masjid Nabi dan Masjid Modern Kaum Muslimin Sekarang
Tahfiz Gratis Al-Hafisku Gowa Wisuda Perdana Penghafal Qur’an 30 Juz, Hadir Juga Juara Hafiz Indonesia
Dr Syamsuddin Arif Jelaskan Makna Akal dalam Diskusi Subuh di Masjid Sultan Alauddin Makassar
Hari Arafah Adalah Waktu Mustajab, Jangan Lupa Perbanyak Doa
Jangan Lupa Sahur Sebentar untuk Puasa Arafah Kamis Besok, Pahalanya Dahsyat

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09