Soroti Masalah Umat, Aktivis Lintas Organisasi dan Profesi Gelar Dialog Kebangsaan

- Penulis Berita

Minggu, 21 Maret 2021 - 08:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, PilarIndonesia.com  Sejumlah aktivis pergerakan lintas organisasi dan profesi melakukan kegiatan bertajuk ‘Dialog Kebangsaan’ dalam rangka menyoroti problematika keumatan dan kebangsaan pada Sabtu (20/3).

Sejumlah aktivis pergerakan lintas generasi dan profesi yang hadir dalam Dialog Kebangsaan tersebut di antaranya, Dr. Bahrul Khair, M.Si, Bagus Handoko, SE, M.Si, Suhendra, SH, Zulkarnain, Zulbadri, Drs. Syamsir Alam Lubis, Dr. Abdurrahman, dan Dr Amirsyah Tambunan MA.

Dialog kebangsaan yang digelar di Ladang Edukasi Memanah dan Berkuda, Deli Serdang, Sumut ini berlangsung secara terbuka dan penuh keakraban.

Lebih dari itu, kegiatan yang mempertemukan sejumlah aktivis pergerakan lintas generasi dan profesi ini diwarnai dengan sumbang ide, pendapat dan pemikiran menyangkut masalah-masalah keumatan dan kebangsaan.

Amirsyah yang turut hadir dalam Dialog Kebangsaan tersebut menjelaskan, setidaknya ada 3 (tiga) poin penting dari pertemuan tersebut yang direkomendasikan dalam rangka menyikapi problem keumatan dan kebangsaan saat ini.

Pertama, adanya kesepahaman bahwa bangsa ini harus diselamatkan dari ideologi kapitalisme dan sosialisme.

“Saat ini bangsa tengah mengalami degradasi. Seperti kehilangan jati diri. Demokrasi kita berada pada titik nadir. Ini karena pengaruh paham-paham sosial dan liberal. Karena itu harus kita selamatkan,” tegas Amirsyah kepada wartawan, Ahad (21/3)

Kedua, adanya keprihatinan saat ini karena kekuatan partai politik harusnya menjadi kekuatan penyeimbang untuk melakukan ‘check and balance’ dalam melakukan kontrol terhadap demokrasi di tengah turunnya indek demokrasi di Indonesia.

Ketiga, harus ada satu agenda nasional yang menjadi perekat kekuatan masyarakat dan kekuatan moral bangsa untuk menyelamatkan bangsa dari krisis ekonomi ditengah pandemi Covid 19.

“Hasil dialog kebangsaan kemarin melahirkan tiga poin ini. Tentu ini menjadi catatan penting dan menjadi perhatian kita semua dalam menyelesaikan masalah keumatan dan kebangsaan yang mendera,” tutup Amirsyah. (Arif)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Nelayan Togeo Bone Konvoi Perahu Bela Palestina, Dihadiri UBN dan Wakil Ketua DPD RI
MUI, Legislator dan FUIB Sulsel Tolak Konser Honne di Makassar!!
UAS: Setiap Belanja Produk Israel akan Menjadi Peluru Pembantai Warga Palestina
Setop Genosida Gaza Menggema dalam Tiga Bahasa di Monas Jakarta
Ustaz Das’ad Latif Bersama Ribuan Massa di Monas Jakarta Serukan Boikot Produk Zionis Israel
Ayo, Ramaikan Aksi Selamatkan Palestina di Monas Jakarta Ahad Besok
Achmad Faiz Wakili Ponpes Modern Kurir Langit Barru Ikuti Pertandingan Panahan Tradisional SMP-SMA se-Sulsel di Makassar
H Ompo Tahir Apresiasi Pelaksanaan Dialog Tahfiz Gratis di Perumahan Ukhuwah UMI Makassar

Berita Terkait

Kamis, 21 Agustus 2025 - 06:23

Akan Pentas: Pengenalan Program Pertunjukan Teater Anak Ri OLo Ri Boko

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:35

Diskusi di Hari Kemerdekaan, Pesantren Gratis Ingin Merdeka dari Open Donasi, Ini Salah Satu Solusinya

Kamis, 31 Juli 2025 - 22:31

Rektor Kampus Asal Malaysia ini Kunjungi Ponpes Darul Aman Gombara Makassar

Sabtu, 26 Juli 2025 - 11:19

WIZ Salurkan Donasi Beras kepada Santri Ponpes Qur’an Baitul Maqdis di Makassar

Jumat, 25 Juli 2025 - 23:37

Serunya MPLS di TK IT Wahdah Islamiyah, Mulai dari Saling Kenalan Hingga Shalat Berjamaah

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:29

Mahasiswa FK Unhas Hadirkan Inovasi Peternakan Cerdas di Maros, Kolaborasi Teknologi dan Harapan dari Desa

Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:25

Wartawan Berpengalaman Latih Guru-guru Sekolah Wahdah Islamiyah di Makassar Menulis Berita

Rabu, 16 Juli 2025 - 08:48

Yayasan Insan Hafidz Madani Kuttab Nurul Wahyain Bantah Keluarkan Siswa Hanya karena Persoalan Pembayaran

Berita Terbaru

Opini

Bone Adalah Pusat Peradaban Bangsa Bugis

Rabu, 20 Agu 2025 - 05:09